Hei blog gue. Hehe.
Jadi gini, sudah hampir sebulan gue tidak review film apapun (postingan terakhir adalah The Raid). Selain kesibukan mengurusi UN dan SNMPTN (yang dimana gue juga gak yakin sih dua-duanya lulus) sempat ada rencana untuk merenovasi ulang blog ini menjadi kemasan yang lebih baru dan lebih bagus. Keinginan itu sempat selalu ada dan selalu saja tertunda karena bad habit gue yang terlalu pemalas dan males cari-cari layout, header, dll. atau membenahi segala macam lagi.
Review The World.
I review everything but mostly movies.
Blogger news
The Hungry Games (2012) bukan Battle Royale. Kalaupun harus dibandingkan, inilah produk yang paling proporsional yang Hollywood dapat disajikan bagi kalangan audiens Harry Potter-Transformers.
The Billionaire / Top Secret (2011) mungkin lebih aman hanya berada di kapasitas film biopik yang menginspirasi nan mendramatisasi. Bukan film jelek, tapi jangan mengharapkan yang lebih selain hiburan pemberi mimpi.
Mau menemui lelaki bertangan machine gun dengan dengkul yang dapat meledakkan roket? Atau wanita telanjang tubuhnya dapat dipergunakan sebagai senjata? Berarti Yakuza Weapon (2011) bisa jadi hiburan brainless nyeleneh yang tidak buruk untuk dicoba.
Suckseed (2011) adalah contoh presentasi kehidupan remaja yang bagus, penuh kekonyolan dan efek komedik tebal, tapi tidak kedodoran untuk menyuguhkan cerita yang kuat tentang persahabatan dan cinta.
Laman
Kamis, 24 Mei 2012
Kamis, 29 Maret 2012
Review : The Raid : Redemption (2011)
Written by
Maudy
Kabar baiknya adalah popularitas yang overhyped itulah yang mengundang penonton kita jadi penasaran dan berbondong-bondong memenuhi bioskop untuk melihat seperti apa bentuk The Raid itu. Kabar buruknya, untuk alasan apapun, sesuatu yang overhyped apa overrated itu tidak enak. Selain beberapa bermasalah seputar mengatur ekspektasi, sesuatu yang terlalu digembar-gemborkan itu kesannya ya... gimana ya, berlebihan.
Langganan:
Entri (Atom)